Piala Dunia U-20 | Tuan Rumah Dihentikan Meksiko
piala dunia u-20Upaya tuan rumah Kolombia untuk mencetak prestasi tertinggi di kandangnya sendiri terhenti di babak delapan besar. Mereka harus mengakui keunggulan Meksiko yang menundukkannya dengan skor 3-1.



Demikian hasil pertandingan babak perempatfinal Piala Dunia U-20 antara kedua kesebelasan di Estadio Nemesio Camacho "El Campín", Bogota, yang berakhir Minggu (14/8/2011) pagi WIB.



Meksiko mengawali kemenangannya melalui gol tendangan penalti Erick Torres di menit 38. Kolombia berhasil menyamakan kedudukan lewat Duvan Zapata di satu jam pertandingan.



Penyerang Edison Rivera tampil sebagai bintang sekaligus pahlawan Meksiko. Ia kembali membawa timnya memimpin di menit 69, dan memastikan kemenangan El Tri muda di menit 88.



Meksiko sedang dalam dalam tahun yang sangat baik setelah tim seniornya memenangi turnamen regional mereka, yaitu Piala Emas CONCACAF, dengan mengalahkan Amerika Serikat 4-2 di final. Mereka juga menjuarai Piala Dunia U-17 usai menundukkan Uruguay 2-0 di final.



Di babak semifinal mereka akan berjumpa salah satu tim favorit di turnamen ini, Spanyol atau Brasil, yang akan berduel Minggu petang waktu setempat. Sementara itu kekalahan dari Meksiko ini menyudahi kiprah gemilang Kolombia, yang selalu menang di empat laga pertamanya.









Read More >>>
Info Sepakbola | Eks Pelatih Spanyol Tangani China
timnas china

Mantan pelatih Spanyol dan Real Madrid, Jose Antonio Camacho, akan melakoni pengalaman barunya bekerja di Asia. Ia dilaporkan telah setuju menukangi tim nasional China.



Camacho ditunjuk China menggantikan Gao Hongbo, serta ditugasi untuk ikut membenahi persepakbolaan negara tersebut yang sedang menurun baik secara prestasi maupun akibat skandal korupsi di level atas para pengurusnya.



Pria 56 tahun itu pernah melatih timnas Spanyol antara 1998-2202, dan membawa negaranya itu ke babak perempatfinal Piala Eropa 2000 dan Piala Dunia 2002. Di level klub ia pernah melatih Rayo Vallecano, Espanyol, Sevilla, Benfica, Real Madrid, dan terakhir Osasuna.



Menurut harian China Daily, Camacho telah berada di Beijing dan akan segera merampungkan urusan kontraknya yang berdurasi tiga tahun. Target terdekat adalah meloloskan tim "Negeri Panda" ke putaran final Piala Dunia 2014.



"Tujuan kami saat ini adalah mencoba lolos ke Piala Dunia di Brasil. Tapi kami pun punya rencana jangka panjang," ujar Camacho saat tiba di Beijing, seperti dilansir AFP.



Meski dinilai punya potensi besar di level Asia, China tak kunjung berprestasi. Pencapaian terbaik mereka di Piala Asia adalah runner up di tahun 1984 dan 2004. Mereka baru satu kali lolos ke Piala Dunia (di tahun 2002).



Tim yang akan dihadapi China di babak kualifikasi Piala Dunia 2014 adalah Singapura. Mereka tak terkalahkan dalam lima pertandingan ujicoba terakhirnya.











Read More >>>
Piala Dunia U-20 | Portugal Singkirkan Argentina via Adu Penalti
piala dunia U-20

Langkah pemiliki enam gelar titel Piala Dunia U-20, Argentina, cuma sampai babak perempatfinal. Ini terjadi setelah Portugal berhasil menyingkirkan mereka lewat drama adu penalti.



Dalam laga perempatfinal yang dihelat di Estadio Olimpico Jaime Moron Leon, Minggu (14/8/2011) dinihari WIB itu, Argentina dan Portugal menampilan permainan yang seimbang serta menghasilkan banyak peluang.



Statistik FIFA mencatat Portugal dan Argentina sama-sama membuat 19 tembakan, dengan Portugal 11 on goal sementara Argentina 13 on goal. Tim Tango unggul sedikit dalam ball possesion yakni 55 berbanding 45 persen.



Namun demikian tak ada gol yang tercipta hingga 90 menit waktu normal habis. Laga pun dilanjutkan ke extra time 2x15 menit, tapi tetap gol tak kunjung hadir.



Sampai pada akhirnya kedua tim harus menentukan pemenangan lewat babak tos-tosan. Di sini Portugal beruntung karena mereka sempat gagal di penendang kedua dan ketiga, sementara di tiga eksekutor awal Argentina sukses menunaikan tugasnya.



Kemudian eksekutor keempat hingga ketujuh Seleccao Das Quinas berhasil menunaikan tugasnya. Sementara penendang ke-4 dan 5 Argentina, Gonzalo Pirez serta Ruiz dan eksekutor penentu alias penendang ke-7, Tagliafico, kesemuanya gagal.



Portugal menang 7-6 di babak adu penalti dan mereka berhasil melaju ke semifinal. Dua kali juara Piala Dunia U-20 ini akan menantang pemenang partai Prancis dan Nigeria.



Dua partai perempatfinal lainnya adalah Brasil kontra Spanyol serta tuan rumah Kolombia versus Meksiko.







Read More >>>
Piala Super Spanyol | Jose Mourinho : "Ini Bukan Pertandingan Penentu Musim"
piala super spanyol

Real Madrid akan berhadapan dengan sang musuh bebuyutan, Barcelona, di Piala Super Spanyol. Pengalaman bersama Inter Milan membuat Jose Mourinho menilai ajang itu takkan memiliki banyak pengaruh ke perjalanan semusim nanti.



Ajang Piala Super Spanyol, sebagai penanda akan dimulainya musim baru, musim ini akan langsung mengetengahkan duel El Clasico antara Madrid kontra Barca.



Pertemuan antara Madrid--jawara Copa del Rey-- dengan Barca--kampiun La Liga Primera menjadi El Clasico kesekian dalam tempo singkat setelah di akhir musim lalu keduanya berhadapan empat kali dalam kurun waktu 18 hari.



Piala Super Spanyol sendiri menjadi kesempatan untuk kedua kesebelasan meraih gelar pertamanya musim ini. Tetapi, Mourinho yang menangani Mourinho tak terlalu tinggi menilai gelar itu berdasarkan pengalamannya bersama Inter Milan.



Pada tahun 2009 lalu, Mourinho yang masih melatih Inter harus memulai musim dengan kekalahan atas Lazio di ajang Piala Super Italia yang perannya sama dengan Piala Super Spanyol. Namun, Nerazzurri malah menuntaskan musim itu dengan tiga gelar alias treble.



"Untukku ini adalah sebuah turnamen yang tersendiri dan itu tak ada kaitannya dengan apa yang terjadi selanjutnya. Lihat saja apa yang terjadi di Inter. Kami kalah di Piala Super.. dan kemudian meraih treble," lugas Mourinho di Yahoosports.



Madrid akan lebih dulu menjamu Barca di partai leg I Piala Super Spanyol, Minggu (14/8/2011), sebelum gantian dijamu pada leg II nanti, Rabu (17/8/2011).





Read More >>>
Liga Inggria | Villas-Boas Masih Butuh Seorang Gelandang Tengah
transfer pemain

Mau tak mau Chelsea saat ini memang tengah membutuhkan seorang gelandang pasca cederanya Michael Essien. Hal yang mana diakui langsung oleh sang manajer Andre Villas-Boas.



Essien harus menepi dulu selama enam setelah divonis mengalami cedera pada lututnya saat sesi latihan pra musim. Ini tentunya memusingkan bagi Villas-Boas mengingat 'Si Bison' adalah dinamo lini tengah The Blues.



Dengan cederanya Essien maka Villas-Boas tinggal mempunyai Frank Lampard, John Obi Mikel, dan Ramires sebagai gelandang inti yang siap dibackup oleh duo midfielder muda, Josh McEachran dan Oriol Romeu.



Tentunya stok yang dipunya tak cukup jika melihat agenda padat yang akan dilalui Chelsea, minimal hingga akhir tahun ini. Apalagi McEachran dan khususnya Romeu jelas masih minim pengalaman.



"Kami kesulitan dengan stok pemain tengah kami. Kami masih ditinggal Oriol yang berlaga di Piala Dunia U-20. Dia baru kembali akhir Agustus ini jadi stok menipis," aku Villas-Boas seperti dilansir ESPN Star.



Maka muncul lagi rumor jika Chelsea masih mengejar playmaker Tottenham Hotspur Luka Modric, meskipun pihak Spurs sudah berkali-kali menegaskan jika pemainnya asal Kroasi itu tak akan dijual.



Dengan jendela transfer tersisa dua pekan lagi maka segala kemungkinan masih bisa terjadi. Namun jika memang tak bisa mendapatkan Modric, maka Villas-Boas akan menggunakan stok pemain yang ada, termasuk memfungsikan Florent Malouda atau Yossi Benayoun sebagai pemain tengah dalam formasi 4-3-3.



"Bagus buat kami dengan memiliki pemain yang bisa main di posisi itu-kami punya banyak pemain serba bisa di lini tengah," sambungnya.



"Florent Malouda dan Yossi bisa bermain di posisi no 8 atau 10. Dan itu memberi kami fleksibilitas, itulah mengapa kami senang dengan skuad untuk laga kontra Stoke."



"Semuanya sudah bermain di level tertinggi. Semua pemain tengah bermain dengan baik," tutup pria berpaspor Portugal itu.







Read More >>>
Liga Inggria | Wenger Tak Jamin Fabregas-Nasri Tetap di Arsenal
transfer pemain

Arsene Wenger mengaku tak tahu bakal seperti apa masa depan Cesc Fabregas dan Samir Nasri di Arsenal. Yang manajer asal Prancis itu tahu hanyalah mereka berdua masihlah pemain The Gunners.



Kepala Wenger hingga saat ini pastilah sedang dibuat pusing akibat tak menentunya nasib Fabregas dan Nasri. Keduanya terus jadi objek pemberitaan di berbagai media terkait kepindahannya ke klub lain.



Fabregas dalam dua hari ini terus diklaim sudah resmi berbaju Barcelona meskipun belum ada pernyataan resmi dari Arsenal maupun Barca.



Sementara Nasri terus saja dihubung-hubungkan dengan Manchester City. Kedua pemain bahkan tidak turun berlaga saat Arsenal ditahan imbang 0-0 oleh Newcastle United.



"Kami tidak punya petunjuk akan seperti apa kedua pemain itu. Saat ini mereka masih pemain Arsenal," sahut Wenger kepada Sky Sports.



"Aku tidak ingin berkomentar (soal pendekatan City kepada Nasri). Kami akan tetap memberikan informasi kepada Anda," sambungnya.



Lebih lanjut Wenger juga turut menyuarakan frustrasinya terkait peluang hengkanya Fabregas serta Nasri. Menurutnya, dengan kebijakan memberdayakan pemain muda seperti saat ini, Arsenal ke depannya terus akan diganggu oleh klub-klub besar Eropa yang menginginkan para pemain bintangnya.



"Memang kami terganggu dengan itu karena ketika Anda mengambil pemain di umur 16,17 dan 18 tahu serta memainkannya di Premier League, Anda harus berani," tukasnya.



"Tapi untuk melakukannya awal-awal Anda harus berpikir jika mereka pantas mendapatkannya namun yang kedua juga Anda harus pikirkan adalah klub akan mendapatkan keuntungan ketika mereka berumur 23 atau 24 dan Anda berada di posisi yang menguntungkan."



"Ini jelas jadi pemikiran kami - namun ketika peraturan financial fair play berlaku, aku pikir kami akan berada di posisi yang sangat kuat. Namun itu tidak berlaku saat ini," demikian dia.







Read More >>>
Diego Milito Tak Hiraukan Gosip Kepindahannya
bersa transfer pemain

Musim panas ini Diego Milito kerap diberitakan akan meninggalkan Inter Milan. Terkait isu tersebut, Milito mengaku semua itu hanyalah lelucon.



Isu tersebut muncul dikarenakan penampilan Milito yang menurun musim lalu dikarenakan badai cedera menghantamnya. Total cuma delapan gol di seluruh kompetisi yang dibuat topskorer tim saat merebut treble winner musim 2009/2010.



Apalagi Inter sedang menerapkan kebijakan untuk menjual sejumlah pemain yang mempunyai gaji besar dan melakukan peremajaan tim. Maka Milito pun kerap digosipkan masuk daftar jual.



Kini Milito angkat bicara menyoal pemberitaan yang simpang siur mengenai masa depannya di Nerazzurri. Milito menegaskan jika dirinya tak berkeinginan untuk meninggalkan klub yang sudah diperkuatnya sejak dua musim lalu itu.



"Pemberitaanya mengenai kepindahanku membuatku aku tertawa. Jelas aku akan tetap berada di sini," sahut Milito kepada Sky Sport Italia.



"Aku ini pemain Inter dan aku senang bermain di sini dengan sisa 3,5 tahun kontrakku," sambungnya.



Musim ini ekspetasi Milito akan kembali tajam muncul seiring kedatangan Gien Piero Gasperini sebagai pelatih barunya. Keduanya sempat bekerja sama pada musim 2008/2009 di Genoa dan kala itu Milito mencetak 24 gol di musim pertamanya di Seri A



Plus pria asal Argentina itu berharap jika tandemnya di lini depan, Samuel Eto'o, akan tetap bertahan meskipun isu kepergian striker Kamerun itu kian kencang.



"Eto'o adalah seorang juara dan kami akan sangat kehilangan jika dia pergi. Mudah-mudahan akan ada pemain lain yang datang namun aku percaya skuad kami sangat kuat," tukasnya.



"Kita lihat saja apa yang akan terjadi dnegan Eto'o namun aku yakin jika klub akan membuat beberapa pembelian," lugas Milito.







Read More >>>