Ingatkah anda dengan seorang anak penjual es?
Ada kisah baru ni tentang dia. Seperti cerita sebelulmnya, dia adalah anak yang
berjuang untuk biaya kehidupan sehari-hari serta biaya kakeknya dengan cara
menjual es, sedangkan dia mengaku orang tuanya telah maninggal (yatim piatu).
Pihak
perwakilan dari Dinas Sosial setempat yakni di Cilincing juga mencari Adit
untuk memastikan seperti apa kondisinya juga keluarganya. Dalam pengecekan
pihak dinsos menemukan fakta yang WOOOOW AMAZING !!!!. dinsos menjelaskan bahwa
sebenarnya Adit bukan anak yang berasal dari keluarga kurang mampu. Orang
tuanya juga belum meninggal seperti yang sering dikatakan anak usia 13 tahun
ini.
"Anak ini bernama Adittia, ayahnya
bernama Winarno dan ibunya Purwati. Tinggal bersama kakek dan neneknya. Kedua
orang tuanya sudah berpisah, ayahnya tidak diketahui rimbanya, sedangkan ibunya
kerja di luar negeri. Sesekali ibunya kirim uang juga untuk anaknya. Anak ini
menjual es buatan neneknya”
sebenarnya dia bukan berasal dari keluarga
kurang mampu. Rumahnya tergolong bagus jika dibanding dengan rumah tetangga
kanan kirinya. parahnya, Adit tidak jujur, dia dalam berdagang sering mencari
sensasi. berdalih ayah ibunya telah meninggal dan tidur di jalanan. Padahal,
kalau esnya tidak habis akan dibagikan ke teman bermainnya.
Pelajaran yang dapat kita ambil adalah tentang cara
kita percaya dengan orang lain, mencari kebenaran atas fakta adalah hal yang
sangat penting.

No comments:
Post a Comment