4 Tahun Menjalin Cinta Terlarang,Rosalia Dibunuh Pendeta Henderson karena Sudah Punya Pacar

4 Tahun Menjalin Cinta Terlarang,Rosalia Dibunuh Pendeta Henderson karena Sudah Punya Pacar

PemainbandarQ

Kematian Rosalia Cici Mareteni Siahaan(21) sempat menyisakan tanda tanya besar.Namun secara perlahan motif pembunuhan terhadap gadis warga jalan Selamat Ujung Gang itu menemui titik terang.Bahkan,jalinan cinta terlarang antara korban dan Pendeta Henderson yang tidak lain ayah angkatnya pun terungkap.Hal itu setelah polisi menangkap Pendeta Henderson Sembiring Kembaren usai terjadi insiden pembunuhan sadiz tersebut.

Seperti di ketahui,Rosalia di temukan tewas tergeletak di kamar mandi Gereja Sidang Roh Kudus Indonesia (GSRI) di Dusun XII,Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang,Provinsi Sumatera Utara.Ia ternyata di bunuh oleh Pendeta Henderson yang tak lain adalah ayah angkatnya sendiri.Lin,panggilan akrab Rosa di temukan tewas dengan kondisi luka parah di leher dan pakaian yang sudah terbuka.Selain itu,ada temuan bekas sperma yang di duga milik pelaku di tubuh korban.Diduga korban sempat di perkosa sebelum akhirnya di bunuh.

Kasat Reskrim Polres Deliserdang,AKP Ruzi Gusman mengatakan korban dan pelaku mempunyai hubungan asrama selama empat tahun lamanya."Kita belum tahu apakah pada saat kejadian korban ini di perkosa atau tidak,Karena memang ada hubungan asmara sebenarnya mereka.Katanya sudah empat tahun tapi ini masih kita dalami karena masih dari keterangan dia sajakan,"ujar Ruzi Gusman.Ia menyebutkan hasil autopsi akan menjadi penentu apakah saat itu korban di perkosa atau tidak.Hingga saat ini hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan belum mereka pegang.

"Kalau pembunuhan terjadi karena pelaku ini kesal dengan kata-kata kasar yang di ucapkan oleh korban.Marah pelaku dan naik pitam.ya karena cemburu juga karena katanya ada pacarnya.Tapi ini masih kita dalami lagi betul tidaknya,"kata Ruzi.Sementara itu,Pendeta Henderson sendiri di ketahui sudah beristri dan mempunyai dua orang anak.Henderson Sembiring,pendeta Gereja Sidang Roh Kudus Indonesia yang saat ini telah di amanakan polisi pun ketakutan saat berada di kantor polisi.

"Takut dia.kalau di tinggal sebentar saja sama penyidik kita langsung dia bilang,"pak-pak tolong jangan pergi dulu'.'Sini ajalah tolong saya,'Kita juga gak tau kenapa begitu dia apakah karena trauma atau karena apa,"ujar Kasat Reskrim Polres Deliserdang,AKP Ruzi Gusman.Ruzi menyebut pemeriksaan tersangka Henderson ini di perkirakan akan memakan waktu yang lama lantaran harus di lakukan pemeriksaan secara mendetail."Ini kan kasus besar, kita mau cek kejiwaan juga.Kalau punya gangguan jiwa tidak sepertinya.Tapi kita masih terus dalami keterangan yang dia berikan,"kata Ruzi.

Ruzi menyebutkan pihak keluarga juga belum dapat di perbolehkan untuk bertemu tersangka.Kakak Rosalia,A Siahaan mengatakan,tadi malam dapat informasi juga dari keluarga bahwa pelaku sudah di amankan kepolisian."Ya bersyukur lah bang kalau pelaku sudah di amanakan. Kalau harapan saya,belum bisa berfikir apa yang pantas untuk hukuman pelaku,belum bisa berfikir untuk proses pemakaman,"ujar pria yang menggunakan kemeja hitam,saat di temui di rumah duka.

Rosalia terkenal sosok yang ramah dan polos,tidak banyak warga yang tahu bagaimana sosok dirinya.Karena informasi yang di himpun di lokasi,kalau Rosalia jarang berbaur dengan masyarakat,ia kerap di rumah kadang pergi ke gereja."Kalau sosoknya,saya kurang kenal betul.Karena dia jarang ke sini (warung).Yang saya tahu kalau tidak di rumah ia kerap di gereja,"ujar perempuan berambut panjang itu.Sebelumnya Rosalia di temukan tewas dengan penuh berselimang darah di kamar mandi gereja tersebut.

Pelaku di duga memperkosa korban sebelum menghabisi nyawa anak angkatnya dengan cara sadiz.Kabid Humas Polda  Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, untuk penemuan sperma benar ada pada jasad tapi belum bisa di simpulkan itu sperma siapa.Namun kuat dugaan dia di perkosa sebelum di bunuh pelaku."Dikelamin korban terdapat sperma pelaku dan kepala bagian belakangan luka.Korban di duga telah mengalami tindak pemerkosaan,"uangkap Tatan.

No comments:

Post a Comment